AKURAT BANTEN - Kuku merupakan anggota tubuh yang dapat menjadi penanda kesehatan. Kuku yang sehat cenderung mulus tanpa perubahan warna.
Kuku bahkan bisa menunjukkan adanya gejala penyakit serius. Kuku yang sehat bisa dilihat dari bentuk, warna, tekstur dan kekuatannya.
Jika ada perubahan warna kuku seperti menguning atau bintik putih, anda mungkin pernah bertanya-tanya tentang penyebabnya.
Lalu, apa warna kuku yang sehat? Simak penjelasannya.
Baca Juga: Viral! Seorang Youtuber Cantik Asal Korea ‘Jiah’ Diajak Om-om ke Hotel
Apa Warna Kuku yang Sehat?
Kuku yang sehat pada umumnya akan tampak berwarna merah muda atau lembayung muda. Sealin itu, sebenarnya bukan kukunya yang berwarna, melainkan jaringan di bawahnya.
Ketika kuku diberi tekanan, seharunya warna merah muda akan menghilang sementara dan muncul kembali dengan cepat setelah tekanan dilepaskan. Ini adalah tanda bahwa tubuh kita sudah terhidrasi dengan cukup baik dan aliran darah yang juga cukup baik ke jaringan.
Tekanan yang diterima kuku akan mendorong darah menjauh dari jaringan dan melepaskan tekanan yang memungkinkan darah mengalir kembali. Hal ini disebut sebagai tes isi ulang kuku kapiler.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama Korea Terbaru Tahun 2024, Yang Mana Pilihan Favoritmu?
Perubahan warna pada kuku bisa menandakan ketidaksehatan. Berikut perubahan warna kuku yang harus diwaspadai.
Kuku menguning
Kuku menguning biasa terjadi karena infeksi atau reaksi dari produk yang digunakan seperti cat kuku. Namun kuku menguning juga bisa menjadi tanda masalah yang lebih besar, termasuk kondisi tiroid, psoriasis, atau diabetes.
Bergari hitam
kondisi ini juga disebut perdarahan serpihan. Garis hitam yang dimaksud biasanya juga dapat tampak cokelat atau merah tua, terlihat seperti serpihan. Garis-garis ini dapat muncul beberapa kali.
Penyebab yang paling mungkin adalah trauma pada kuku, seperti tidak sengaja membanting pintu dan mengenai jari. Pada kasus yang jarang terjadi, garis-garis tersebut bisa menjadi tanda dari masalah yang mendasari, termasuk psoriasis, endokarditis, atau melanoma kuku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 4Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 5Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 8Disetujui Prabowo, Siswa Tak Bisa Otomatis Naik Kelas Mulai 2027/2028! Ini Aturan Barunya
- 9PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 10Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap









