Kritik Pemimpin Korup, Musisi Senior Digo Dz Rilis Single Hikmat dan Bijaksana

AKURAT BANTEN - Musisi senior Digo Dz akan merilis single baru berjudul "Hikmat dan Bijaksana." Lagu ini berisi kritik terhadap pemimpin yang diharapkan negeri ini.
Kepada wartawan, Digo mengatakan, dirinya merasa sangat prihatin dengan kondisi politik dan hukum jelang pemilihan Presiden 2024.
"Kondisi hukum di tanah air yang carut-marut, terutama pasca putusan Makamah Konstitusi (MK) yang menjadi kontroversi, serta berdampak Ketua MK dicopot dan melanggar kode etik," katanya, ditemui di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2023).
Baca Juga: Link Live Streaming Liga Champions Red Star Vs Man City Nonton KORA Mudah Dan Gratis!
Dijelaskan dia, akar permasalahan di negeri ini adalah hukum yang tidak tegas dan mudah diselewengkan.
"Kami merasa bahwa ada yang salah dari kondisi saat ini, ada aturan yang dilanggar, maka kami berharap ke depan ada pemimpin yang punya hikmat kebijaksaan seperti yang tertuang dalam Pancasila seperti lagu kami ini," ungkap Digo didampingi Moel Vallo.
Dia mengatakan, seorang pemimpin harus mau bermusyawarah dan tidak memaksakan kehendak seperti yang terjadi akhir-akhir ini.
"Kami merasa kondisi yang terjadi menggambarkan bahwa hikmat kebijaksaan para pemimpin negeri ini sudah tergerus dan mungkin tidak ada lagi. Kami melihat banyak pemimpin kita yang sudah tidak mendengar suara hati nurani rakyat lagi. Maka kami sebagai seniman ingin menyuarakan suara hati rakyat itu," sambungnya.
Baca Juga: Amankan Libur Nataru, Polres Pandeglang Dirikan 3 Posko dan Sebar 200 Personel
Lagu Hikmat dan Bijaksana ini, kata dia, berdasarkan nilai luhur pada sila dari Pancasila, terutama sila keempat.
"Sila keempat Pancasila berbunyi kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, namun yang terjadi saat ini pemimpin menyuap, melanggar aturan," katanya.
Lewat lagu itu juga Digo berharap, kesadaran masyarakat bisa tergugah untuk tidak memilih pemimpin yang seperti itu.
Baca Juga: Pangandaran Diguncang Gempa Bumi M4,3, Terasa hingga Malaysia
"Kami berharap masyarakat paham, bahwa Indonesia adalah rumah mereka, jadi mereka harus peduli . Jangan sampai kita sebagai pemilik tidak tahu, Jadi ini murni sebagai pesan moral," tandasnya.
Di tempat yang sama, Moel Vallo menambahkan, kondisi saat ini, masyarakat seperti berada bukan di rumah sendiri.
"Saat ini saya seperti tidak percaya, bahwa Indonesia adalah rumah kita. Karena kalau Indonesia rumah kita, kita tahu di mana kunci rumahnya, tapi saat ini tidak demikian. Masyarakat seperti sedang dibodohi, semua seperti kamuflase," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 4Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 5Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 6Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 7Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 8Disetujui Prabowo, Siswa Tak Bisa Otomatis Naik Kelas Mulai 2027/2028! Ini Aturan Barunya
- 9PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!
- 10Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap






