Banten

Ingin Segera Punya Momongan? Pilih Waktu Yang Tepat Untuk Berhubungan Intim, Begini Penjelasannya!

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 20 November 2023, 00:21 WIB
Ingin Segera Punya Momongan? Pilih Waktu Yang Tepat Untuk Berhubungan Intim, Begini Penjelasannya!

AKURAT BANTEN - Waktu terbaik untuk berhubungan seks agar segera hamil adalah pada titik paling subur dalam siklus menstruasi perempuan, alias pada masa subur. Kapan itu masa subur? Masa subur diperkirakan memiliki rentang lima hari sebelum ovulasi dan pada hari ovulasi. Dua hari sebelum berovulasi dan hari ovulasi dipercaya memiliki kemungkinan pembuahan tertinggi. Kamu bisa berhubungan seksual pada hari-hari tersebut agar peluang untuk hamil lebih besar.

Mengapa saat ovulasi kemungkinan hamil akan meningkat?
Selama ovulasi, ovarium akan melepaskan sel telur yang matang. Telur itu berjalan menuruni tuba falopi menuju rahim. Pada jalur ini, sperma (semoga) akan bertemu dan membuahi sel telur. Sperma dapat hidup selama sekitar lima hari. Jadi, jika pasangan suami istri sedang mencoba untuk hamil, tujuannya adalah memiliki sperma hidup di tuba fallopi saat istri sedang berovulasi.

Jadi, kapan sih waktu perempuan berovulasi?
Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari. Ovulasi biasanya terjadi sekitar 14 hari sebelum dimulainya periode menstruasi berikutnya. Namun, panjang siklus setiap orang mungkin berbeda dengan waktu antara ovulasi dan awal periode menstruasi berikutnya dapat bervariasi pula.

Kita bisa mengetahui waktu ovulasi yang tepat dengan cara menghitung berdasarkan siklus menstruasi kita. Saat ini, lebih mudah untuk mengetahui kapan waktu ovulasi melalui aplikasi di ponsel. Atau, gunakan cara manual dengan menghitung menggunakan kalender.

Setiap siklus menstruasi dimulai sejak hari pertama menstruasi kita dan berakhir pada hari sebelum menstruasi berikutnya dimulai. Kemudian cari titik tengah siklus menstruasi. Jika seorang perempuan memiliki siklus 28 hari, biasanya akan berovulasi sekitar hari ke-14. Ya, ovulasi hanya terjadi 1 hari saja.

Apa tandanya kalau ovulasi sedang terjadi?
Selain mengetahui waktu ovulasi berdasarkan siklus menstruasi, ternyata bisa juga lho mengenal tanda-tanda ovulasi lewat perubahan fisik pada tubuh, seperti:

1. Perubahan sekresi vagina (lendir serviks)
Tepat sebelum ovulasi, mungkin kita akan mengalami peningkatan cairan vagina yang bening, basah, dan elastis. Tepat setelah ovulasi, lendir serviks berkurang dan menjadi lebih kental, keruh, dan kurang terlihat.

2. Perubahan suhu tubuh basal
Suhu tubuh kita saat istirahat (suhu tubuh basal) sedikit meningkat selama ovulasi. Gunakan termometer yang dirancang khusus untuk mengukur suhu basal tubuh, ukur suhu tubuh kita setiap pagi sebelum bangun dari tempat tidur. Catat hasilnya dan cari pola yang muncul. Kita akan berada pada posisi paling subur selama 2 sampai 3 hari sebelum suhu tubuh naik.

3. Ovulasi kit
Alat ini menguji urin kita untuk mengetahui apakah terdapat lonjakan hormon yang terjadi sebelum ovulasi. Ovulasi terjadi sekitar 36 jam setelah hasil positif.

Apakah tips agar cepat hamil?
Setelah mengetahui kapan waktu yang tepat untuk berhubungan seksual, ada tips lagi nih supaya bisa cepat hamil, yaitu:

1. Berhubungan seks secara teratur
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sperma memiliki kualitas yang lebih baik ketika diproduksi setelah 2-3 hari. Studi juga menunjukkan bahwa tingkat pembuahan yang lebih tinggi terlihat pada pasangan yang berhubungan seks setiap 1-2 hari.

2. Berhubungan seks di sekitar waktu ovulasi
Lakukan hubungan seks setiap 2-3 hari seminggu saat waktu ovulasi.

3. Pertahankan berat badan normal
Wanita yang kelebihan berat badan dan kekurangan berat badan berisiko lebih tinggi mengalami gangguan ovulasi, untuk itu para wanita perlu menjaga berat badan badan ideal.

4. Jangan merokok
Tembakau memiliki banyak efek negatif pada kesuburan. Merokok dapat membuat sperma menjadi tidak sehat.

5. Jangan minum alkohol
Penggunaan alkohol berat dapat menyebabkan penurunan kesuburan. Secara umum, sebaiknya hindari alkohol jika berencana untuk hamil.

Setidaknya terdapat waktu terbaik bercinta yang direkomendasikan untuk bisa meningkatkan peluang cepat hamil. Simak penjelasannya.

1. Pagi hari sebelum beraktivitas
Sebelum sarapan atau beraktivitas lain di pagi hari, tidak ada salahnya Anda bersama pasangan menyempatkan diri untuk sesi ranjang terlebih dahulu, Menurut hasil studi, jumlah sperma di pagi hari dinilai lebih banyak daripada waktu lainnya sehingga memungkinkan untuk proses pembuahan yang lebih efektif, Dalam jurnal Chronobiology International disebutkan, air mani yang keluar sebelum pukul 7.30 pagi merupakan kualitas sperma terbaik, Sementara menurut Pakar Seks Jessica O'Reilly melalui laman Prevention, seks pagi bisa membuat suasana hati jadi bahagia dan bersemangat.

2. Berhubungan seks saat masa ovulasi
Waktu terbaik bercinta agar cepat hamil sebaiknya dilakukan saat ovulasi atau masa subur. Perubahan hormon estrogen dan testosteron selama ovulasi dapat meningkatkan libido, Saat masa ovulasi berlangsung, sel telur yang sudah matang keluar menuju tuba falopi dan siap untuk dibuahi oleh sel sperma, Setidaknya Anda dan pasangan dapat berhubungan seks selama 2-3 kali per minggu sepanjang masa ovulasi, Cara mengetahui masa subur pada wanita cukup mudah. Bisa melalui kalender menstruasi online atau konsultasi langsung ke dokter untuk mengetahui periode ovulasi yang tepat.

3. Bercinta pukul 3 sore
Dilansir dari laman Men's Health, waktu terbaik untuk bercinta menurut penelitian sains adalah pukul 3 sore. Waktu ini dinilai ideal bagi kedua belah pihak, Sebab wanita mengalami lonjakan estrogen, sedangkan hormon testosteron pria juga meningkat. Waktu bercinta di pukul 3 sore ini bisa dilakukan pada saat masa ovulasi supaya peluang terjadinya kehamilan lebih besar, Namun pastikan pula, kondisi Anda dan pasangan ketika berhubungan seks dalam keadaan sehat dan prima.

4. Berhubungan intim tiga hari sekali
Rutin berhubungan seks dapat meningkatkan peluang kehamilan. Rutin ini bukan dimaknai berhubungan seks setiap hari, melainkan seks yang terjadwal, misalnya dua sampai tiga kali seminggu, Justru, terlalu sering bercinta dapat menurunkan kualitas sperma sehingga menyebabkan sperma sulit untuk membuahi sel telur.

Berdasarkan riset dari Fertility and Sterility, sperma berkualitas dapat terkumpul selama 2-3 hari. Apabila di rentang waktu itu terjadi pembuahan maka kemungkinan bisa hamil, Meski frekuensi bercinta harus ditingkatkan supaya cepat hamil, jangan sampai hal ini memicu stres atau menjadi beban yang justru membuat jadi susah hamil, Frekuensi seks dengan waktu terbaik disarankan ketika Anda dan pasangan sedang sama-sama menginginkannya dan bukan karena terpaksa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.