KOPI LESEHAN 013: PANIK! Pemerintah Sarankan Makan Jenis Umbi-Umbian Seperti TALAS dan UBI

AKURAT BANTEN - Hari ini penulis bingung, dan benar-benar bingung karena bagaimana mungkin Bangsa Indonesia yang sudah rutin makan nasi setiap hari di suruh makan umbi-umbian, sukun atau sagu.
Apakah karena harga beras naik kemudian membebani anggaran subsidi dari APBN? Kemudian beras di tuduh salah satu penyumbang dan pemicu inflasi, dimana Bulog sekarang? Dimana Bapak Menteri yang menangani urusan Pertanian?
Sudah hilang kah dari pikiran, kalau kita sebelumnya adalah negara dengan Surplus beras terbaik di dunia? Atau sebagai negara yang memiliki kemandirian dalam swasembada pangan?
Baca Juga: Kesaksian 3 Mahasiswa Korban Kekerasan Polisi saat HUT Pemprov Banten ke-23
Lalu kenapa pemerintah harus panik, kemudian menyarankan bangsanya untuk konsumsi karbohidrat selain nasi?
Alamak! makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia tetaplah Nasi!
Wahai negeriku kita telah,
• Lahir dari jasa beras
• Besar dari jasa beras
• Sekolah dan Kuliah dari jasa beras
• Jadi pejabat dan Presiden juga karena jasa beras.
"Kata orang betawi, makan ga makan yang penting kumpul" menu utamanya tetap nasi. Kalau makan lontong, makan ketupat, makan ubi, singkong, makan mie instan, Selain nasi, tetap bahasanya:
• Baru makan Lontong
• Baru makan ketupat
• Baru makan singkong
• Baru makan mie instan
Baca Juga: Mentan Syahrul Yasin Limpo Tiba di Bandara Soetta, Kabur dari Pintu Keberangkatan
Penulis sih, ga menentang tentang saran dari pernyataan diatas, cuma coba ngingetin aje, siapa tau ada yang mo denger, ini mah Indonesia brow!
Nasi itu warisan nenek moyang ma kakek moyang kita dari zaman kibenen!
Lah, gimane mo ilangin?
Klo urusan makan, sukun, sagu, tales, jagung ampe kentang, Itu mah bakalan kaga' bisa ngenyangin woe!
Yuuu...! Kita fokus lagi bro and sis!
Kita cinta Indonesia
Kita cinta sejarahnya
Kita cinta karena keramahannya
Kita cinta karena adat istiadatnya
Kita cinta karena persatuannya.
Duh, bahannya dah mulai abis, apalagi ya?
Ah, dari pade penulis ngoceh sendiri, Mending ikutin aje ceritanye, Check it Out!
Dalam beberapa bulan terakhir, harga beras di pasaran terus Meningkat Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kenaikan harga beras menjadi salah satu penyumbang utama inflasi pada bulan September 2023.
Baca Juga: Kekeringan di Kabupaten Pandeglang Meluas, 20.639 KK Mengalami Krisis Air Bersih
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan, pemerintah sudah berupaya untuk menjaga stok beras dalam negeri.Akan tetapi, ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mengandalkan beras sebagai makanan pokok.
“Saran saya untuk kita semua warga Indonesia ya, kuncinya salah satunya selain stok, adalah diversifikasi pangan, Tolong ditekankan betul, diversifikasi pangan. Jadi tidak hanya andalkan beras sebagai makanan pokok, tapi juga karbo yang lain,” tutur Tito kepada beberapa awak media, Selasa (3/10/2023).
Dia mengungkapkan, masyarakat bisa mengkonsumsi seperti sagu, jagung, talas, kentang, ubi jalar, hingga sukun sebagai makanan pokok pengganti beras.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan stok beras nasional tahun 2023 aman, meski sebagian wilayah Indonesia terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino, Senin (11/9/2023) di Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Banyak sekali yang bisa jadi pengganti bahan pokok dan itu sehat, kita tahu beberapa jenis beras itu kan banyak sekali mengandung gula, enggak bagus buat kesehatan, Sementara seperti ketela, ini orang kota malah sudah banyak beralih ke makanan non beras,” jelasnya.
Nah, penasaran kan?
Serial KOPI LESEHAN di Akurat Banten akan coba mengikuti terus cerita Umbi-umbian ini, itupun klo ada rilisan baru dari pemerintah.
Oke, Semoga bermanfaat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









