Kabupaten Pandeglang Tempati Posisi ke-4 Wilayah Paling Rawan Politik SARA

AKURAT BANTEN - Kabupaten Pandeglang masuk daftar 20 daerah yang rawan politisasi SARA, pada perhelatan Pemilu 2024.
Selain Pandeglang, ke-20 daerah tersebut adalah Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Jaya Wijaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Administrasi Pulau Seribu, Kota Jakarta Pusat, Kabupaten Sampang, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Alor dan Kabupaten Malaka.
Selain itu, Kabupaten Mappi, Kota Jakarta Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kota Jakarta Timur, Kabupaten Mimika, Kabupaten Membramo Tengah, Kabupaten Sleman, Kabupaten Landak, Kabupaten Sarmi dan Kota Sabulussalam.
Baca juga: Wartawan Akurat Banten Ikuti Pelatihan CC Promedia Daring
Koordinator Divisi Hukum dan Sengketa Bawaslu Pandeglang, Iman Ruhmawan membenarkan, bahwa dari 20 kabupaten yang menjadi faktor penyebab tingginya kerawanan politisasi SARA, Kabupaten Pandeglang, masuk salah satu daerah yang dinilai rawan itu.
"Hal ini karena sebelumnya, sempat ditemukannya 2 spanduk yang memuat narasi sara saat massa kampanye pada pemilu serentak 2019 lalu," kata Iman, kepada wartawan, Selasa (17/10/2023).
Menurutnya, jika merujuk ke Indek Kerawanan Pemilu (IKP), bahwa dimasa kampanye pada pemilu serentak tahun 2019, pernah beredar dihampir seluruh Kecamatan di Kabupaten Pandeglang, 2 spanduk yang dipasang oleh Relawan Sayang Banten.
"Satu spanduk ini memunculkan sosok pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, dan satu lagi memunculkan sosok Prabowo Subianto," ungkapnya.
Baca juga: Kuasa Hukum Pabrik PT Pelita Enamelware Industry Laporkan Buruh Mogok Kerja ke Polisi
Dijelaskan Iman, dalam 2 spanduk yang terpasang saat masa kampanye pemilu serentak tahun 2019, memuat narasi fitnah, kebenaran dan profil dari pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merilis 20 Kabupaten atau Kota yang berpotensi memiliki kerawanan tinggi politisasi SARA pada Pemilu 2024.
Kabupaten Pandeglang menempati urutan keempat yang berpotensi memiliki kerawanan tinggi politisasi SARA pada Pemilu 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!





