Tekan Angka Stunting Puluhan Ton Telur Dibagikan Untuk Ibu Hamil dan Anak-anak Kurang Gizi

AKURAT BANTEN - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (Phokphand) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersinergi dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Serang. Melalui kerja sama ini, puluhan ton telur gratis akan diberikan kepada 2.155 masyarakat di 9 kecamatan.
“Alhamdulillah kembali dari industri yang ada di Kabupaten Serang, yaitu Charoen Pokphand membantu program pemerintah pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota berkaitan dengan penurunan angka stunting,“ kata Bupati Kabupaten Serang, Ratu Tatu Chasanah, kepada wartawan.
Tatu mengungkapkan, Charoen Pokphand akan memberikan bantuan telur secara gratis yang akan dibagikan kepada anak-anak bergizi buruk dan ibu hamil yang kekurangan gizi di Kabupaten Serang.
Baca Juga: Transaksi Nontunai, Pemkab Serang Keluarkan Kartu Kredit Domestik
Pokphand akan memberikan bantuan selama 3 bulan. Dengan termin per dua pekan, diturunkan bantuan sekira 3,95 ton-4 ton telur gratis.
Kegiatan tersebut kemudian akan dilakukan oleh Dinas Keluarga Berencana Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A).
“Bantuan ini diberikan kurang lebih untuk 2.155 orang di sembilan kecamatan sesuai target Pokphand,” ucapnya.
Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting Kabupaten Serang tahun 2029 sebesar 39,4 persen. Kemudian turun pada 2021 menjadi 27,2 persen. Turun kembali pada 2022 menjadi 26,4 persen.
“Target tahun depan, target nasional di 14 persen. Ini tentunya tugas yang cukup berat buat kita, dan dibutuhkan kerja sama berbagai pihak,“ imbuhnya.
Menurut Tatu, bantuan telur rutin diberikan kepada masyarakat dalam rangka menurunkan angka stunting. Termasuk kerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan.
“Kita fokuskan bantuan untuk anak gizi buruk dan ibu hamil kurang gizi. Bantuan ini bukan hanya berefek terhadap pemenuhan protein, tapi juga penurunan stunting. Dan kami sangat berterima kasih terhadap Pokphand, dan semoga menjadi contoh bagi perusahaan lain,“tuturnya.
Koordinator CSR PT Charoen Pokphand, Bambang Setiawan mengatakan, penyaluran bantuan akan dilaksanakan pada Desember 2023 hingga Februari 2023. Sebab saat ini stoknya masih dalam proses starting atau produksi.
“Sebenarnya program ini boleh dibilang grand, program besarnya. Sebelumnya kita sudah menyalurkan di tingkat-tingkat desa di kecamatan yang memang ada peternakan Pokphand. Ini sinergi kami, dan Ibu Bupati sangat fokus juga pada penurunan angka stunting,“ tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027





