Komnas Perempuan Datangi Posko Mogok Kerja Buruh Perempuan PT. Pelita Enamelware Industry

AKURAT BANTEN - Komisioner Komnas Perempuan mengunjungi 40 buruh perempuan PT. Pelita Enamelware Industry yang mogok kerja.
Puluhan buruh perempuan itu mogok kerja karena di PHK sepihak.
Mereka telah mogok kerja sejak Senin 2 Oktober 2023. Para buruh itu telah bekerja selama 25 tahun, namun pada 5 September 2023, mereka di PHK dan diberi pesangon Rp1 juga perorang.
Baca juga: Viral! Selebgram Seks Educate Tertular Penyakit Kelamin Gonore karena Gonta Ganti Pasangan
Pengacara publik dari LBH Pijar sekaligus Kuasa Hukum buruh, Rizal Hakiki menyampaikan, permasalahan merupakan akumulasi berbagai macam pelanggaran ketenagakerjaan PT. Pelita Enamelware Industry.
"Sejak awal tahun 2022, para buruh perempuan yang bekerja di perusahaan tersebut hanya menjalankan jam kerja selama 3-4 hari dalam waktu 1 bulan dan mendapatkan upah sebesar Rp300-Rp400 ribu perbulan," katanya, Sabtu (7/10/2023).
Tidak hanya itu, Rizal melanjutkan, para buruh perempuan ini juga dipekerjakan tidak sesuai yang dijanjikan. Sebab, pada awalnya perjanjian kerja di bidang produksi, packing dan lab.
Tetapi, sejak tahun 2022 para buruh diperintah untuk bekerja di luar hal tersebut, seperti membersihkan gorong-gorong, menyemen, mengecat, membakar sampah, dan sebagainya.
"Karena permasalahan tersebut, pada 22 Agustus, para buruh mengajukan permohonan PHK dan berharap haknya dipenuhi berdasarkan ketentuan Pasal 40 PP 35/2021," sambungnya.
Baca juga: Anak Anggota DPR RI Mabuk, Bunuh Pacarnya di Basement Tempat Karaoke
Mirisnya, ucap Rizal, bukan diberikan uang pesangon para buruh perempuan tersebut malah mendapatkan surat pemutusan kerja dari perusahan.
"Alih-alih mendapatkan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak tetapi para buruh mendapatkan surat pemberitahuan pemutusan hubungan kerja," sambungnya
Menanggapi permasalahan tersebut, Komisioner Komnas Perempuan Bahrul Fuad, mengunjungi tenda perjuangan yang dibuat oleh Ibu-ibu di depan pintu utama PT. Pelita Enamelware Industry.
Ia meminta agar para buruh segera membuat pengaduan terkait adanya dugaan pelanggaran hak-hak buruh perempuan yang dilakukan oleh PT. Pelita Enamelware Industry.
Orang yang akrab disapa, Cak Fuad ini, meminta untuk mencatat dan mendokumentasikan segala bentuk kekerasan dan pelanggaran yang dilakukan oleh Perusahaan.
Baca juga: Ratusan Kendaraan di Kota Tangerang Nunggak Pajak, Terjaring Razia Samsat Cikokol
"Dalam pertemuan tadi, para buruh perempuan menyampaikan aspirasi dan masalah yang terjadi selama ini. Dalam kronologi yang diceritakan buruh terdapat pelanggaran hak hak buruh perempuan salah satunya adalah eksploitasi kerja yang dilakukan oleh Perusahaan," katanya.
Cak Fuad juga meminta untuk ibu ibu menjaga kesehatan dalam agenda mogok kerja yang dilakukannya. Selain itu, Cak Fuad meminta untuk ibu ibu tidak melakukan kekerasan untuk mengantisipasi tindakan yang akan dilakukan oleh perusahaan atau dalam hal ini adalah upaya kriminalisasi.
"Saya mendukung sepenuhnya perjuangan yang dilakukan oleh ibu-ibu. Selalu berdoa untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam perjuangan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!





