Menangis Tak Kuat Lihat Invasi Israel, Petenis Top Dunia Sumbangkan Hadiahnya Untuk Palestina

AKURAT BANTEN - Melansir laman dream.co.id Ons Jabeur, petenis asal Tunisia yang baru meraih kemenangan di kompetisi WTA Finanls di Cancun, membuat keputusan mengejutkan. Separuh hadiah yang diterimanya akan disumbangkan untuk membantu warga Palestina.
Jabeur mengutarakan keputusannya itu setelah mengalahkan Markéta Vondroušová dengan kemenangan 6-4, 6-3. Gelar ini menjadi yang pertama diperoleh Jabeur.
Dengan menahan air mata, Jabeur berbicara di hadapan penonton pertandingan terkait perasaannya terhadap invasi militer Israel
Dia merasa tidak bahagia dengan apa yang sedang terjadi di Gaza, Palestina.
Meskipn senang dengan kemenangannya, situasi dunia tidak membutnya bahagia.
Baca Juga: Kisah Sopir Ingin Cepat Kaya Menjalani Ritual Pesugihan JM (Jual Musuh), 1 Nyawa dibayar 16 Milyar
"Situasi di dunia tidak membuat saya bahagia," kata Jabeur saat diwawancara, dikutip dari The New Arab, Jumat, 3 November 2023.
Jabeur yang awalnya berusaha tegar akhirnya tak mampu lagi menahan air mata yang menetes di pipinya.
Dia berulangkali mencoba untuk menenangkan diri ketika berbicara tentang perang Israel di Gaza.
"Sangat sulit melihat anak-anak, bayi-bayi yang meninggal setiap hari," ungkapnya.
"Ini memilukan, jadi saya memutuskan untuk menyumbangkan sebagian dari hadiah uang saya untuk membantu orang-orang Palestina," katanya.
Baca Juga: Komunitas Petugas Parkir di Kota Serang Nyatakan Dukungan Kepada Prabowo - Gibran
Dia pun meminta maaf dengan kondisi emosionalnya yang seharusnya berbicara tentang tenis.
"Saya tidak bisa bahagia hanya dengan kemenangan ini, dengan apa yang terjadi.
Maafkan saya, ini seharusnya tentang tenis, tetapi sangat membuat frustrasi melihat video setiap hari," ungkapnya.
"Saya minta maaf - ini bukan pesan politik, ini hanya tentang kemanusiaan. Saya ingin perdamaian di dunia ini dan hanya itu," ungkap Jabeur.
Serangan Israel ke Gaza sejauh ini telah menewaskan lebih dari 9.000 warga Palestina, termasuk 3.760 anak-anak dan 2.326 wanita.
Kemudian, dalam konferensi pers setelah pertandingan, petenis berusia 29 tahun ini mengatakan bahwa merupakan sebuah tantangan untuk fokus pada tenis.
Baca Juga: 2 Pelajar SMK Perkosa Janda Muda di Serang Divonis 1,5 Tahun Penjara
"Saya mencoba untuk tidak menggunakan media sosial sebisa mungkin, tetapi itu sangat sulit," kata Jabeur.
"Anda melihat video, foto, itu mengerikan, foto-foto yang mengerikan setiap hari. Itu tidak membantu saya tidur atau pulih dengan baik dan yang terburuk adalah saya merasa putus asa," ceritanya.
Menurutnya, menyumbangkan sejumlah uang akan sedikit membantu dengan apa yang telah dialami warga Palestina.
"Tetapi saya tahu uang tidak berarti apa-apa saat ini bagi mereka. Jadi saya berharap kebebasan bagi semua orang dan kedamaian bagi semua orang," ungkapnya ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









