Viral: Politikus Gorontalo Wahyudin Moridu Ajak 'Rampok Uang Negara, Biar Miskin!' Cermin Wakil Rakyat yang Bikin Geram

AKURAT BANTEN- Sebuah video pernyataan kontroversial anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu, menggegerkan media sosial.
Dalam rekaman yang viral, Wahyudin, politikus dari PDI Perjuangan, dengan santainya mengatakan,
"Kita rampok saja uang negara ini, kita habiskan biar negara ini semakin miskin."
Pernyataan ini sontak memicu kemarahan publik.
Bagaimana tidak, seorang wakil rakyat yang seharusnya menjaga dan mengabdi untuk kepentingan negara justru melontarkan kalimat yang seakan merayakan korupsi dan kehancuran finansial negara.
Baca Juga: Hendrar Prihadi Lengser dari Jabatan Kepala LKPP, Prabowo Bersih-bersih yang Bukan Sirkelnya?
Selain pernyataan yang bikin telinga panas, video ini juga memuat beberapa hal yang menambah tumpukan masalah bagi Wahyudin:
Pernyataan Arogansi: Ia mengaku "tidak sadar" sedang direkam, namun dengan bangga memperkenalkan diri dan menunjukkan bahwa perjalanannya adalah perjalanan resmi menggunakan fasilitas negara.
Kehadiran "Hugel": Video tersebut juga menampilkan seorang wanita yang disebut "hugel" atau kekasih gelap. Hal ini menambah kontroversi dan menimbulkan pertanyaan serius tentang etika dan moralitas anggota legislatif tersebut.
"Janji" Berhenti di 2031: Wahyudin juga menyebutkan akan berhenti menjadi politikus pada tahun 2031, sebuah pernyataan yang terkesan enteng dan semakin merendahkan peran sebagai wakil rakyat.
Respons dan Reaksi Publik
Video ini bukan hanya sekadar viral, tapi juga menjadi cerminan nyata dari kegeraman masyarakat terhadap arogansi dan perilaku pejabat publik yang jauh dari harapan.
Warganet ramai-ramai mengecam tindakan Wahyudin, menuntut pertanggungjawaban, dan mempertanyakan integritasnya sebagai wakil rakyat.
Menanggapi tekanan publik yang besar, Wahyudin Moridu akhirnya membuat permohonan maaf publik.
Didampingi sang istri, ia menyatakan penyesalan mendalam. Namun, langkah ini dinilai belum cukup.
Baca Juga: Ada Vaksin Lyme Disease di Indonesia? Begini Fakta Sebenarnya dari Pakar
Tindakan Lanjutan dan Tekanan Hukum
Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo langsung bereaksi dengan memanggil Wahyudin untuk dimintai klarifikasi.
Mereka akan menyelidiki dugaan pelanggaran etik, termasuk dugaan minuman keras, selama perjalanan dinas tersebut.
Kasus ini semakin menarik perhatian karena Wahyudin sendiri adalah putra dari mantan Bupati Boalemo, Darwis Moridu, yang juga pernah terjerat kasus korupsi.
Hal ini membuat masyarakat semakin skeptis dan mempertanyakan apakah ada pola perilaku yang menurun dari keluarga pejabat.
Video viral ini tidak hanya tentang satu orang, tapi juga menyoroti masalah lebih besar: krisis kepercayaan publik terhadap wakil rakyat.
Korupsi, arogansi, dan perilaku tidak etis yang terekam dalam video ini adalah alarm keras bagi seluruh institusi legislatif di Indonesia (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 7Liverpool Dihantam Badai Cedera Jelang Hadapi Man City, Isak dan Gakpo Terancam Absen!
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC








