Banten

Diduga Tercemar Limbah, Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring, Warga Sebut Wali Kota Biarkan Pencemaran

Irsyad Mohammad | 15 Agustus 2025, 08:58 WIB
Diduga Tercemar Limbah, Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring, Warga Sebut Wali Kota Biarkan Pencemaran

AKURAT BANTEN - Situ Cangkring di Kelurahan Priuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, berubah jadi kuburan ikan. Ribuan ekor mati mengambang selama hampir dua pekan terakhir. 

Warga meyakin insiden tersebut akibat adanya pencemaran dari limbah industri yang diduga menjadi penyebab ribuan ikan mati.

Selain itu warga juga menyayangkan pejabat terkait, termasuk Wali Kota, dinilai hanya diam dan membiarkan hal tersebut kembali terjadi.

"Sudah dua minggu ikan mati, jumlahnya ton-an. Dari kiloan sudah nggak keitung, sampai karungan. Saya sudah kirim video ke banyak pihak, bahkan ke Wali Kota. Tapi tidak ada tanggapan. Jelas ini pembiaran," tegas Naji Hardianto, warga sekaligus pengurus keamanan lingkungan RW 02 RT 03 Priuk Jaya, Kamis (14/8/2025).

Baca Juga: OTT KPK Sita Rp2,4 Miliar dan Mobil Mewah dari Kasus Suap Izin Hutan

Naji mengungkap, kawasan sekitar situ dikepung pabrik-pabrik yang menggunakan air dalam proses produksi, mulai dari pabrik paralon, pabrik sandal, pabrik spon, hingga pembuatan kioda. 

"Saya yakin ada pabrik buang limbah ke sini. Dari dulu saya minta lurah kasih teguran supaya mereka buat kolam penampungan limbah dulu sebelum dibuang ke Cangkring. Tapi sampai sekarang tidak pernah dilakukan," ujarnya.

Air di situ yang awalnya jernih kini berubah hijau pekat. Lurah setempat bahkan sudah mengimbau warga agar tidak mengonsumsi ikan dari situ karena mengandung merkuri.

"Kami saja nggak tahu merkuri itu apa, tapi jelas berbahaya. Apalagi ikannya dibiarkan membusuk begitu saja," kata Naji.

Baca Juga: 143 Kasus Baru Penyakit Kusta Ditemukan di Kabupaten Tangerang

Ia menambahkan, peristiwa serupa pernah terjadi pada 2022 dan kala itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) cepat bertindak. 

"Wali Kota itu orang nomor satu di Tangerang, masa mau lihat situ rusak, ikan mati, dan warga resah tanpa turun langsung? Jangan cuma datang pas mau pemilu saja!," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.