Banten

CPO Aceh Diekspor Langsung ke India, Pemerintah Daerah Sebut Jadi Momentum Baru

Moehamad Dheny Permana | 26 Juli 2025, 22:40 WIB
CPO Aceh Diekspor Langsung ke India, Pemerintah Daerah Sebut Jadi Momentum Baru

Akurat Banten - Aceh kembali mencatat sejarah baru dalam dunia ekspor.

Sebanyak 12 ribu metrik ton minyak kelapa sawit (CPO) berhasil dikirim langsung dari Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara menuju Tuticorin, India.

 Ini menjadi salah satu langkah signifikan yang menunjukkan potensi besar Aceh dalam memperkuat posisi strategisnya sebagai pintu gerbang ekspor komoditas unggulan.

Kegiatan ekspor ini dilakukan oleh PT Agro Murni dengan memanfaatkan fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) yang dikelola oleh PT Aceh Makmur Bersama.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyambut gembira pencapaian tersebut karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Buntut Konten Parodi, Nathalie Holscher: Ini Jadi Pelajaran Berharga

“Saya mengapresiasi langkah PT Agro Murni yang menggunakan fasilitas PLB PT Aceh Makmur Bersama untuk melakukan ekspor CPO langsung dari Aceh,” ujar Muzakir Manaf.

Lebih lanjut, Muzakir atau yang akrab disapa Mualem itu mengajak para pengusaha kelapa sawit lainnya untuk tidak lagi bergantung pada jalur ekspor luar daerah.

Menurutnya, ekspor langsung dari Aceh dapat memangkas biaya logistik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.

“Tentu ini berdampak terhadap peningkatan perekonomian Aceh. Saya mengimbau agar langkah ini diikuti oleh eksportir CPO lainnya,” katanya.

Pengiriman CPO ini dilakukan dengan kapal MT DOLPHIN 06 dan difasilitasi langsung oleh pihak Bea Cukai.

Sejak PT Aceh Makmur Bersama mendapat izin sebagai Pengusaha Dalam Pusat Logistik Berikat (PDPLB) dari Kanwil Bea Cukai Aceh pada akhir 2019, fasilitas ini sudah beberapa kali mendukung ekspor strategis, termasuk pengiriman CPO yang semakin efisien.

Menurut Kasi Perizinan dan Fasilitas I Kanwil Bea Cukai Aceh, Sofyan, PLB adalah wujud nyata dari dukungan negara dalam mempercepat distribusi dan ekspor barang unggulan.

“Komoditas CPO yang merupakan andalan ekspor nasional berhasil diberangkatkan langsung dari Aceh ke pasar global,” jelas Sofyan.

Baca Juga: 32 Perlintasan Liar Ditutup, KAI Dorong Transportasi Lebih Aman

Tidak hanya aspek logistik yang diuntungkan, kegiatan ekspor ini juga memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Penyerapan tenaga kerja, peningkatan pemanfaatan pelabuhan lokal, hingga kontribusi fiskal terhadap negara turut dirasakan.

Sofyan juga menambahkan, “Ini adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara dunia usaha dan Bea Cukai bisa menciptakan ekosistem industri yang sehat, efisien dan berdaya saing.”

Sementara itu, Tarmiji selaku Operasional Manager PT Aceh Makmur Bersama menegaskan pihaknya selalu terbuka untuk mendukung perusahaan yang ingin melakukan ekspor melalui pelabuhan di Aceh.

“PT Aceh Makmur Bersama siap mendukung kegiatan ekspor melalui Pelabuhan Krueng Geukueh,” tegasnya.

Langkah ekspor langsung ini bukan hanya mencerminkan kesiapan infrastruktur, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antar pihak dapat membuka jalan lebar bagi kemajuan ekonomi daerah.

Diharapkan, ekspor langsung dari Aceh seperti ini akan menjadi tren baru yang membawa Aceh semakin mendunia.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.