Banten

Diplomat Ditemukan Tewas dengan Kepala Terlilit Lakban, Polisi Buru Fakta

Moehamad Dheny Permana | 9 Juli 2025, 04:22 WIB
Diplomat Ditemukan Tewas dengan Kepala Terlilit Lakban, Polisi Buru Fakta

Akurat Banten - Sebuah tragedi menggemparkan publik terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Seorang pria berinisial ADP (39), yang diketahui merupakan pegawai aktif Kementerian Luar Negeri, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kamar kos Guest House Gondia.

Kepala korban tertutup lakban, sementara tubuhnya ditutupi selimut. Polisi kini tengah menyelidiki misteri di balik kematian diplomat tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung secara intensif.

"Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih mendalami dan menganalisis seluruh keterangan saksi, rekaman CCTV, serta barang bukti lainnya untuk mengungkap penyebab kematian korban," katanya.

Baca Juga: Nasib Minapolitan Serang di Ujung Tanduk: Ekspansi PIK 2 Ancam Mata Pencarian Nelayan

Penemuan jasad ADP pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pukul 08.30 WIB.

Setelah menerima laporan, polisi langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban telah meninggal dunia sebelum ditemukan.

“Korban ditemukan dalam posisi terbaring di atas kasur kamar kos nomor 105, dengan kepala tertutup lakban dan tubuhnya diselimuti,” ujar Susatyo.

Kejanggalan pada kondisi jasad korban memunculkan dugaan bahwa kematian ini bukanlah akibat sebab alami, melainkan ada unsur tindak kekerasan atau kriminalitas.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian ADP, polisi telah mengevakuasi jasadnya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna dilakukan autopsi.

Baca Juga: Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Kota Tangerang, Ribuan Warga Terdampak

Pemeriksaan forensik ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan penting yaitu Apakah korban dibunuh? Jika ya, bagaimana modus operandi pelaku? Dan siapa yang bertanggung jawab?

Selain itu, penyelidikan juga dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk pemilik kos, penghuni kamar lain, hingga pegawai guest house.

Polisi juga telah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk mengetahui aktivitas yang mencurigakan di sekitar waktu kematian korban.

Barang bukti dari dalam kamar seperti lakban, selimut, dan barang pribadi milik korban telah dikumpulkan dan diamankan sebagai bagian dari proses investigasi.

Langkah ini penting untuk merekonstruksi kronologi kejadian dan mengungkap apakah korban sempat mengalami perlawanan atau serangan mendadak.

Kematian misterius seorang pegawai kementerian di pusat kota seperti Menteng tentu menyita perhatian luas.

Banyak pihak berharap polisi segera bisa mengungkap kasus ini dengan terang benderang, termasuk kemungkinan adanya motif pribadi, profesional, atau bahkan politik.

Hingga kini, belum ada tersangka yang ditetapkan, namun penyelidikan terus berlanjut.

Kepolisian berjanji akan bekerja profesional dan transparan dalam menangani kasus yang penuh tanda tanya ini.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.