Banten

Viral Eksploitasi Eks Pemain Sirkus di Taman Safari: Korban Diduga Alami Kekerasan hingga Pelecehan

Syahganda Nainggolan | 17 April 2025, 10:53 WIB
Viral Eksploitasi Eks Pemain Sirkus di Taman Safari: Korban Diduga Alami Kekerasan hingga Pelecehan

AKURAT BANTEN - Sedang hangat diperbincangkan di media sosial (medsos), terkait laporan tudingan eksploitasi yang disampaikan oleh sejumlah eks pemain sirkus ke KemenHAM.

Sorotan publik mengarah ke Oriental Circus Indonesia (OCI), mitra pertunjukan yang dulu pernah bekerja sama dengan Taman Safari untuk atraksi sirkus.

Baca Juga: Oknum Guru PJOK di Lumajang Tunjukkan Alat Vitalnya ke Siswi SD Lewat Video Call, Kini Telah Ditangkap

Meski kini tidak lagi berafiliasi, nama Taman Safari ikut terbawa dalam pusaran isu tersebut.

Wamen HAM, Mugiyanto membenarkan adanya skandal itu dan mengklaim pihaknya akan memanggil manajemen Taman Safari terkait dugaan eksploitasi.

Melalui unggahan Instagram pribadinya, Mugiyanto menegaskan pihaknya telah menerima audiensi dengan para mantan pemain sirkus OCI di kantor KemenHAM, pada Selasa, 15 April 2025.

"Kemarin saya menerima audiensi dari para korban kekerasan, pelecehan, dan dugaan perbudakan," tutur Mugiyanto lewat akun Instagram @mugiyanto.official pada Kamis, 17 April 2025.

Mugiyanto menuturkan, para korban berjenis kelamin perempuan, dan diduga terjadi pelanggaran HAM.

"Dari keterangan yang para korban yang semuanya perempuan ini, diduga telah terjadi Pelanggaran HAM," terangnya.

Baca Juga: Isu Ijazah Palsu dan Foto Gunakan Kacamata, Jokowi Ungkap Kacamata itu sudah Pecah

Kemudian, Mugiyanto menyebut kejadian tersebut diduga terjadi pada puluhan tahun lalu di tempat para korban bekerja sebagai pemain sirkus.

"Kejadian ini sudah puluhan tahun yang lalu di tempat mereka bekerja yaitu sebuah bisnis pengelola hiburan sirkus," sebutnya.

Wamen HAM kemudian mengklaim pihaknya akan memanggil pihak terkait dalam tindak kekerasan itu demi pemenuhan hak korban.

Di sisi lain, Mugiyanto juga berharap tidak terulang lagi kasus yang sama pada kemudian hari.

"KemenHAM akan memanggil para pihak yang diduga terkait dalam tindak kekerasan ini untuk didengar keterangannya," tuturnya.

"Guna mengambil langkah tepat bagi pemenuhan hak korban dan mencegah terjadinya keberulangan kembali kasus yang sama," tandas Mugiyanto.***

Baca Juga: Skandal Sampah Tangsel Terungkap! Kepala Dinas Jadi Tersangka, Dana Puluhan Miliar Diduga Menguap ke Lahan Pribadi

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.