Banten

Meresahkan, Poster Film Pabrik Gula Dinilai Terlalu Vulgar, Nitizen: Lebih Takut Liat Posternya Daripada Syetan

Cooky T. Adhikara | 9 Januari 2025, 06:50 WIB
Meresahkan, Poster Film Pabrik Gula Dinilai Terlalu Vulgar, Nitizen: Lebih Takut Liat Posternya Daripada Syetan

AKURAT BANTEN - Poster film horor berjudul Pabrik Gula saat ini tengah menjadi sorotan publik karena dianggap kontroversi.

Bukan tanpa alasan, banyak netizen yang menyayangkan dengan poster dari film Pabrik Gula yang dinilai terlalu vulgar.

Dalam poster tersebut menampilkan seorang wanita berpakaian minim berwarna merah duduk di atas seorang pria dalam pose yang menyerupai adegan hubungan intim, dikelilingi oleh delapan sosok bayangan hitam yang mengamati.

Banyak netizen mengkritik poster ini, menyatakan bahwa desainnya tidak pantas dan tidak sesuai untuk konsumsi publik, terutama bagi anak-anak.

Baca Juga: Inilah Daftar Film Bisokop yang Siap Tayang di Januari 2025, Cek Jadwal Rilisnya!

Mereka juga menilai bahwa poster tersebut tidak mencerminkan genre horor yang diusung oleh film "Pabrik Gula".

"Poster...kenapa harus kyk gitu, jadi mikir-mikir yang mau nonton. Apaan dah posternya. Lebih takut lihat posternya daripada syetan nya," ujar netizen dilansir akurat.banten.co dari kolom komentar akun Instagram @pabrikgula. Kamis 9 Januari 2025.

Menanggapi kontroversi ini, Lembaga Sensor Film (LSF) menyarankan agar poster tersebut direvisi untuk menghindari kesalahpahaman dan memastikan kesesuaian dengan norma yang berlaku.

Adapun jadwal rilis penayangan film horor ini dikabarkan akan segera rilis di awal tahun 2025 ini.

Baca Juga: Pelawak Legendaris Qomar Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Usus, Ini Profilnya

Seperti diketahui Pabrik Gula merupakan film yang diadaptasi dari thread horor populer karya Simpleman dan disutradarai oleh Awi Suryadi. Film ini dijadwalkan tayang pada tahun 2025 dan dibintangi oleh Erika Carlina, Arbani Yasiz, dan Ersya Aurelia.

Film ini menceritakan tentang sekelompok buruh musiman—Endah, Fadhil, Dwi, Hendra, Wati, Ningsih, dan Franky—yang bekerja di sebuah pabrik gula tua untuk mempercepat proses penggilingan tebu selama musim panen.

Awalnya, pekerjaan berjalan normal hingga suatu malam Endah mengikuti sosok misterius di luar tempat mereka menginap.

Baca Juga: Tertangkapnya Pengedar Uang Palsu di Kecamatan Cigeulis, Bupati Pandeglang Minta Masyarakat Terapkan 3D

Kejadian ini memicu serangkaian teror supranatural yang mengungkap bahwa pabrik tersebut berbatasan dengan kerajaan demit yang marah, mengancam keselamatan para buruh.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.