Anggota Fraksi Partai Golkar Ikutan Tolak Pembangunan PIK 2

AKURAT BANTEN - Anggota Fraksi Partai Golkar, Mukhsinin, menegaskan penolakannya terhadap proyek pembangunan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di kawasan Kabupaten Tangerang.
Di hadapan para masa aksi, Mukhsinin menyatakan sikap penolakan pembangunan PIK 2, meskipun nantinya pernyataan dirinya itu ditentang oleh Fraksi Golkar.
"Saya singkat saja, saya H. Mukhsinin anggota DPRD Provinsi Banten dari fraksi Golkar. Pertama apabila pernyataan saya ini di salahkan oleh fraksi saya, saya siap untuk di PAW," katanya.
Mukhsinin mengatakan, tugas dan fungsi DPRD bukan hanya melakukan pengawasan saja, akan tetapi harus ada aksi yang menghasilkan keadilan bagi masyarakat di Banten.
Baca Juga: KLH Gelar Rapat Koordinasi Bahas Strategi Penanganan Karhutla
"Tugas fungsi anggota DPRD bukan legislasi saja, bukan pengawasan saja, adanya di alenia ke 4 Pancasila, yaitu kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/perwakilan, saya adalah perwakilan bapak dan ibu semua, bagaimana menghasilkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat provinsi banten," tegasnya.
Ia juga mengatakan dengan lantang akan menolak pembangunan PIK 2 serta Pabrik minuman keras (miras) di Cikande.
"Oleh karena itu, baik pik 2 maupun pabrik miras di Cikande, atas nama pribadi saya menolak keras," ucapnya.
Sebagai wakil rakyat, kata Mukhsinin, harus berani menyuarakan aspirasi masyarakat.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Perbolehkan Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2025, Asal Ada Izin
"Kita wakil rakyat harus berani menyuarakan semacam ini, ini sudah menurut konsep saya sudah termasuk jihad fisabililah, ini membela rakyat yang tertindas, tolak pik2 tolak pabrik miras," tandasnya
Sementara itu, Pj Gubernur Banten, Ucok Abdulrauf Damenta mengaku akan membawa persoalan tersebut ke sejumlah kementerian terkait yang memiliki kewenangan tentang PSN.
"Kami akan membawa ke musyawarah yang lebih tinggi lagi ke pihak terkait. Mohon doa dan dukungan kalian semua, agar semua yang menjadi permasalahan mendapat jalan yang terbaik," katanya.
Damenta memastikan akan memperjuangkan masalah tersebut agar apa yang menjadi tuntutan masyarakat mendapat solusi agar tercipta kemaslahatan bagi umat.
Baca Juga: Damkar Tangsel Imbau Warga untuk Matikan Listrik dan Kompor Gas saat Mudik Nataru 2025
"Saya minta semuanya tetap tertib, dukung semua ikhtiar kita yang tentunya tidak mudah. Ini adalah bentuk komitmen kami, bahwa kami adalah orang tua kalian, tempat menerima curahan hati," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









