Banten

Kenakan Pakaian dari Tenun Baduy Berwarna Coklat, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Festival Ekonomi Keuangan Digital di JCC Senayan

Syahganda Nainggolan | 2 Agustus 2024, 09:31 WIB
Kenakan Pakaian dari Tenun Baduy Berwarna Coklat, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Festival Ekonomi Keuangan Digital di JCC Senayan

AKURAT BANTEN - Pj Gubernur  Banten Al Muktabar menghadiri pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) dan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Baca Juga: Pemilik Ajian Rawa Rontek, Hidup Abadi Mengecil Seperti Jenglot, Konon Bila Tubuh Terpisah Akan Menyatu Kembali

Kegiatan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo. Pada kesempatan itu, Al Muktabar mengenakan pakaian dari tenun baduy berwarna coklat.

Hal itu sebagai langkah dalam memperkenalkan wastra Provinsi Banten.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dan Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki serta tamu undangan yang lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden RI Joko Widodo meyakini, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital di masa depan.

Baca Juga: Sosok Influencer Parenting Meita Irianty Penganiya Bayi, Ternyata Sedang Hamil 4 Bulan, Ada Gangguan Psikologis?

Oleh karena itu, dirinya menekankan bahwa transformasi digital khususnya di bidang ekonomi dan bidang keuangan menjadi sangat penting.

Terlebih, kata Jokowi, Potensi besar tersebut juga didorong dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat.

“Saya sudah berulang kali menyampaikan soal potensi, peluang digital Indonesia ke depan. Ekonomi digital akan tumbuh empat kali lipat di tahun 2030, mencapai USD210-360 billion atau kalau dirupiahkan bisa di angka Rp5.800 triliun,” ujar Jokowi.

Selanjutnya, pembayaran digital diyakini akan tumbuh 2,5 kali lipat di tahun 2030 mencapai USD760 billion atau setara Rp12.300 triliun.

Dikatakannya, pertumbuhan tersebut dapat tercapai lantaran Indonesia didukung oleh puncak bonus demografi di tahun 2030, yaitu 68 persen berusia produktif, termasuk di dalamnya Gen Y, Gen Z, Gen A.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.