Miris! Seperti Terpinggirkan, Pedagang Kecil Hanya Tempati Trotoar Pada Pameran Hari Jadi Lebak ke 195

AKURAT BANTEN - Pameran di Hari Jadi Kabupaten Lebak ke 195, diharapkan menjadi momentum untuk pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Lebak.
Kegiatan pameran yang dilaksanakan di seputaran alun-alun Rangkasbitung, bertujuan sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi dimana dua tahun terakhir, perekonomian masyarakat begitu sulit dirasa karena pandemi covid-19.
Dengan adanya pameran, tidak hanya pelaku UMKM yang mengisi stan-stan yang telah tersedia saja yang diharapkan bisa tersenyum, tapi pedagang kecil lain juga diharapkan bisa tersenyum karena bisa mengais rezeki dari barang yang dijualnya.
Tapi kenyataannya tidak begitu, pedagang kecil yang tidak mengisi stan-stan UMKM terkesan tersingkirkan dan berjualan dipinggiran dengan rasa was-was takut ada larangan. Akibatnya, mereka (pedagang) mengisi ruang-ruang kosong di area taman depan Museum Multatuli dan menempatkan dagangannya, belum lagi kendaraan roda dua yang terparkir.
- Baca Juga: Warga Kota Tangerang Diimbau Jangan Panik dengan Kasus Pneumonia
- Baca Juga: Vaksin mRNA Covid-19 diduga Rusak Kekebalan Tubuh hingga Kematian pada Remaja
- Baca Juga: Atasi Wasir Tanpa Nyeri, Vena Wasir Center Hadir RS Mentari Tangerang
"Tujuan dari pameran ini untuk pemulihkan ekonomi masyarakat, dan saya rasa ini baik terutama pelaku UMKM. Dimana masyarakat Lebak bahagia utamanya pedagang kecil karena mereka bisa berjualan dan mengais rejeki. Nah, sayangnya banyak pedagang kecil di trotoar taman. Kan gak bagus jadinya, terus pejalan kaki juga gak nyaman," kata Ijay Junaedi, salah seorang pengunjung pameran UMKM Hari Jadi Lebak ke 195, Rabu (6/12/2023).
Kesemrawutan yang terjadi tidak saja mengganggu kenyamanan pejalan kaki di atas trotoar taman yang seharusnya terbebas dari hambatan, tetapi juga tidak membuat nyaman anak-anak yang bermain.
"Harusnya trotoar taman ini bebas dari pedagang dan kendaraan roda dua, jadi pengunjung atau masyarakat jadi nyaman gak terganggu," ungkapnya.
"Kalau melihat seperti ini, pedagang kecil sepertinya tersingkirkan kan kasihan. Iya gak?," imbuhnya seraya bertanya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









