Banten

Anak Gunung Krakatau 2 Kali Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada hingga Radius 5 Kilometer

Irsyad Mohammad | 6 Desember 2023, 17:44 WIB
Anak Gunung Krakatau 2 Kali Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada hingga Radius 5 Kilometer

AKURAT BANTEN - Terjadinya erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan selat sunda 6 Desember 2023. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius 5 km. 

Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Didik Haryanto mengatakan, berdasarkan informasi dari PVMBG dan website Magma Indonesia bahwa pada hari ini Rabu (06/12/2023) telah terjadi dua kali erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Erupsi pertama terjadi pukul 00.06 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.000 M diatas puncak atau kurang lebih 1.157 M diatas permukaan laut, kemudian erupsi yang kedua terjadi pada pukul 09.54 WIB dengan ketinggian kolam abu kurang lebih 500 M di atas puncak atau kurang lebih 657 M diatas permukaan laut," kata Didik, Rabu (6/12/2023).

Baca Juga: Ketahui Arti Tatapan Kucing Peliharaan, Sering Menatap Pemiliknya untuk Waktu yang Lama

Ia menyebutkan, hasil pengamatan visual dan instrumental teramati Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga) mengalami peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi.

"Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III siaga, kami mengimbau kepada warga di pesisir khususnya nelayan agar tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer," katanya.

Baca Juga: Luton Town vs Arsenal, Laga Dramatis 7 Gol Tercipta

Sejak kelahiran Gunung Anak Krakatau pada Juni 1927 hingga saat ini, erupsi berulang kali terjadi, sehingga Gunung Anak Krakatau tumbuh semakin besar dan tinggi.

Karakter letusan Gunung Anak Krakatau berupa erupsi eksplosif dan erupsi efusif dengan waktu istirahat letusannya berkisar antara satu sampai enam tahun.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.