Banten

Kasus Covid-19 Kembali Marak di Asia Tenggara, Indonesia Termasuk yang Terpapar

Mitha Theana | 6 Desember 2023, 21:42 WIB
Kasus Covid-19 Kembali Marak di Asia Tenggara, Indonesia Termasuk yang Terpapar

AKURAT BANTEN - Kasus Covid-19 kembali naik disejumlah negara Asia Tenggara. Lonjakan paling tinggi berada di Singapura, Malaysia dan Filipina. 

Indonesia juga tidak terkecuali. Kementerian Kesehatan juga mencatat adanya peningkatan kasus disemua provinsi. 

Dilansir dari BBC, sejak Agustus varian baru virus Covid-19, yaitu EG.5 dan EG.2 sudah masuk ke Indonesia. 

Baca Juga: Pesawat Lion Air Mati AC, Sudah Terbang Turun Lagi Gara-gara Penumpang Kepanasan

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian EG.5 dan EG.2 itu memicu kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Kasus Covid-19 di Singapura juga didominasi varian virus tersebut.

"Ada peningkatan kasus, dari yang biasanya 10-20 kasus per minggu, pekan kemarin ada peningkatan sampai 267 kasus per minggu," ujar Siti, dilansir dari BBC, dikutip Kamis (6/12/2023). 

"Jumlah kasus positifnya sedikit, jadi ada pada satu saat di sebuah provinsi, tapi bisa tidak ada pada saat yang lain. Jadi hampir di semua provinsi ada," sambungnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong masyarakat untuk menjalankan perlindungan ganda, yakni menerima vaksin dan mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga: Destinasi Wisata Sangiang Banten, Pernah di Impikan Dunia Dan Tempat Jepang Menguburkan Harta Rampasan

"Kami juga melihat ada kenaikan kasus, cuma memang bagusnya kami masih ada vaksinasi. Kalau divaksin, kita seharusnya bisa bagus," terangnya.

Peningkatan kasus Covid-19 sebelumnya telah dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan di Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr bahkan dinyatakan terpapar dan akan menjalani isolasi mandiri selama lima hari.

Istana Kepresidenan Filipina, dalam keterangan tertulis, menyebut kesehatan Marcos tidak memburuk sehingga dia bisa mengikuti sejumlah pertemuan daring.

"Presiden tetap sehat untuk menjalankan tugas-tugasnya dan akan mengikuti agenda yang telah disusun secara daring," tulis keterangan tersebut, dilansir dari Reuters.

Baca Juga: 6 Destinasi Penerbangan Favorit saat Libur Nataru, Domestik hingga Internasional

Merujuk data Kementerian Kesehatan Filipina, terdapat 1.340 kasus positif Covid-19 dalam satu pekan terakhir.

Di Malaysia, kasus Covid-19 baru muncul pada 19 hingga 25 November 2023. Jumlahnya cukup tinggi, mencapai 3.636 kasus.

Angka itu setara dengan peningkatan sebesar 57,3%. Pada pekan sebelumnya, jumlah kasus Covid-19 di Malaysia tercatat sebanyak 2.305 kasus.

Dari total kasus itu, merujuk keterangan Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Muhammad Radzi Abu Hassan, 98% orang yang terpapar menunjukkan gejala ringan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.