Banten

Pakar Farmasi Prof Zullies Beda Pendapat Dengan Gibran Masalah Asam Sulfat dan Asam Folat, Berikut Penjelasannya!

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 6 Desember 2023, 18:22 WIB
Pakar Farmasi Prof Zullies Beda Pendapat Dengan Gibran Masalah Asam Sulfat dan Asam Folat, Berikut Penjelasannya!

AKURAT BANTEN - Menurut Gibran Rakabuming Raka asam sulfat sebagai zat yang dibutuhkan ibu hamil. Namun hal ini di tentang oleh seorang pakar farmasi Prof Zullies, Ia berpendapat bahwa asam sulfat adalah zat yang berbahaya, Menurutnya ibu hamil dan janin membutuhkan asam folat.

Perbedaan Asam Sulfat dan Asam Folat:
1. Pengertian Asam Sulfat
Asam sulfat dan asam folat adalah dua zat yang memiliki nama cukup mirip. Namun, keduanya memiliki sifat, fungsi, dan kegunaan yang sangat berbeda.

Pakar farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Zullies Ikawati, menjelaskan, asam sulfat atau H2S04 adalah asam mineral (anorganik) kuat, termasuk kandungan dari air Accu. Adapun kegunaan utamanya untuk pemrosesan bijih mineral, sintesis kimia, pemrosesan air limbah, dan pengilangan minyak.

Dan asam sulfat digunakan dalam jumlah yang besar oleh industri besi dan baja untuk menghilangkan oksidasi, karat, dan kerak air sebelum dijual ke industri otomobil.

2. Pengertian Asam Folat
Sementara asam folat merupakan jenis vitamin B yang biasanya ditemukan dalam makanan, seperti kacang kering, kacang polong, lentil, jeruk, produk gandum, hati, asparagus, bit, brokoli, kecambah, atau bayam. Jenis vitamin ini sangat penting dalam pembentukan sel-sel darah dan perkembangan syaraf, terutama pada janin dalam kandungan.

Prof Zullies mengatakan, kebutuhan asam folat setiap orang berbeda-beda, tergantung usia dan jenis kelamin. Kondisi tertentu, seperti kehamilan, juga dapat memengaruhi tingkat kebutuhan asam folat bagi tubuh.

Berikut ini adalah rekomendasi asupan asam folat harian berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG):

  • 160-200 mikrogram/hari untuk anak usia 1-6 tahun
  • 300 mikrogram/hari untuk anak usia 7-9 tahun
  • 400 mikrogram/hari untuk pria dan wanita berusia di atas 10 tahun
  • 600 mikrogram/hari untuk ibu hamil

Apabila kebutuhan folat tidak bisa terpenuhi dari makanan, dapat mengonsumsi suplemen asam folat. Konsumsi suplemen ini sebaiknya dilakukan berdasarkan rekomendasi dokter agar dosisnya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.