Apa Itu April Mop yang Terjadi Setiap Tanggal 1 April? Simak Arti dan Sejarahnya

AKURAT BANTEN - Istilah April Mop sangat populer di seluruh dunia. Pasalnya April Mop dipercaya bahwa seseorang boleh nge prank atau mengerjai orang lain atas dasar lelucon.
April Mop atau bisa disebut dengan April Fools Day merupakan perayaan global yang jatuh pada tanggal 1 April.
Lantas apa yang dimaksud dengan April Mop dan bagaimana sejarahnya? Simak artikel selengkapnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Kota Tangerang saat Musim Mudik Lebaran
Apa itu April Mop?
April Mop atau bisa disebut dengan April Fools Day merupakan tradisi melontarkan hoax atau lelucon praktis kepada orang lain. Biasanya seseorang meneriakan "April Mop" di bagian akhir untuk petunjuk tentang topik lelucon Hari April Mop.
April Mop terjadi setiap tanggal 1 April di setiap tahun. Biasanya, sasaran pelaku tidak bisa marah karena hari tersebut merupakan momentum April Mop.
Sejarah April Mop
Asal-usul perayaan April Mop tidak dapat dipastikan dengan pasti. Terdapat beberapa versi yang berkaitan dengan asal mula perayaan April Mop setiap tanggal 1 April. Menurut situs Britannica, April Mop kemungkinan terkait dengan festival Hilaria yang dirayakan pada tanggal 25 Maret, serta perayaan Holi di India yang berlangsung hingga 31 Maret.
Di Roma kuno, pengikut kultus Cybele merayakan Festival Hilaria. Dalam festival ini, orang-orang berpartisipasi dalam penyamaran dan mengolok-olok sesama warga hingga pejabat. Festival ini terinspirasi oleh legenda Mesir tentang Isis, Osiris, dan Seth.
Baca Juga: Pertama di Dunia! Kini The Coach Restaurant Resmi Buka di Jakarta
Menurut situs History, seorang sejarawan menyatakan bahwa April Mop dimulai pada tahun 1582. Pada masa itu, Prancis meninggalkan kalender Julian dan mengadopsi Kalender Gregorian. Perubahan kalender ini menyebabkan perbedaan dalam penentuan awal tahun baru.
Dalam Kalender Julian, awal tahun baru dimulai dengan ekuinoks musim semi sekitar 1 April. Sementara itu, dalam kalender Gregorian, awal tahun baru dimulai pada 1 Januari.
Mereka yang tidak menyadari perubahan kalender tersebut tidak menyadari bahwa tahun baru telah dipindahkan ke tanggal 1 Januari. Akibatnya, mereka tetap merayakan tahun baru pada akhir bulan Maret hingga tanggal 1 April.
Baca Juga: Niat, Tata Cara, serta Doa Sholat Tahajud, Diamalkan untuk Meraih Lailatul Qadar
Perlakuan mereka ini menjadi sumber lelucon dan hoaks yang dikenal sebagai "April Bodoh". Mereka diejek karena kurangnya kesadaran akan perubahan awal tahun baru, dan ini sering kali diiringi dengan lelucon-lelucon lainnya, seperti menempelkan ikan kertas di punggung mereka, yang disebut "poisson d'avril" (ikan April), sebagai simbol orang yang mudah ditipu atau tertipu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Mahfud MD Bikin Geger! 'Dicari Sampai Mati Pun Tak Akan Ada Ijazah', Ini Penjelasannya soal Gibran
- 2Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 3Duet Dedi Mulyadi-Purbaya Jadi Sorotan! Syahganda Singgung Pilihan Mengejutkan Purbaya
- 4Nasabah BTN Klaim Dana Rp17 Miliar Bermasalah, Setiap Rp1 Miliar Masuk Saldo Disebut Tersisa Rp100, Ada Apa?
- 5Miris! 21 Tahun Jadi Pemulung, Lansia Ini Tak Tahu Punya Uang Pensiun Rp1,1 Miliar
- 6Rocky Gerung Minta Gibran Mundur, Dede Budhyarto Bereaksi! Sikap Yusril Ikut Jadi Sorotan
- 7Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 8Gaji Wantimpres Rp76,5 Juta Disebut Receh oleh Rocky Gerung, Responsnya Bikin Penasaran!
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC







