Pasar Kandang Sapi Selesai Dibangun, Disperindag Lebak Tunggu Hibah Aset dari Pemerintah Pusat

AKURAT BANTEN - Habiskan anggaran Rp2,7 miliar dari Kementerian Perdagangan, pembangunan Pasar Kandang Sapi di Kampung Semi, Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dinyatakan selesai.
Namun begitu, pasar tersebut tidak bisa langsung ditempati oleh para pedagang yang akan direlokasi.
Ada proses monitoring, evaluasi dan pemeriksaan yang dilakukan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, hingga proses hibah aset dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah Kabupaten Lebak.
Baca Juga: Peringati HUT Partai ke-51, Caleg PDIP Bagikan Telur untuk Warga Kurang Mampu di Serang
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perdagangan dan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Yani.
Dikatakan, Pasar Kandang Sapi yang bangunannya telah selesai, diperuntukkan bagi 163 PKL yang akan direlokasi dari pasar lama Rangkasbitung.
Menurutnya, pembangunan pasar Kandang Sapi yang selesai sesuai target untuk pasar basah dan hasil pertanian warga.
"Pasar baru ini diharapkan menggeliat sesuai tujuan Pemkab Lebak, yaitu pengembangan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Lebak. Di sini khusus untuk pasar basah," katanya, Kamis (11/1/2024).
Untuk jalur kendaraan angkutan umum agar pasar baru Kandang Sapi produktif, ramai pedagang dan pengunjung, ia mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) soal jalur kendaraan.
Baca Juga: Baliho Caleg Roboh Timpa Siswi SMA, Satu Meninggal Dunia, Satu Luka Parah
"Iya, kami akan berkoordinasi dengan Dishub Lebak seperti apa nanti pemetaan kendaraannya, terutama angkutan umum. Ini menjadi persoalan penting yang harus dibahas, karena bagaimanapun produktifnya pasar karena ada pedagang dan ramai pengunjung," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Lebak, Orok Sukmana menambahkan, pembangunan Pasar Kandang Sapi untuk relokasi pedagang menjadi bagian dari upaya melakukan pedagang agar tidak lagi berjualan di lokasi yang tidak seharusnya sehingga Pasar Rangkasbitung tidak lagi terlihat semrawut.
“Walaupun untuk yang sekarang ini baru kealokasiin bagi 163 PKL dari 867 PKL,” katanya.
Pasar Kandang Sapi nantinya untuk pasar basah, dimana hasil pertanian warga adanya di pasar baru ini. Agar dapat menampung semua PKL, pihaknya akan mengusulkan ke Pemkab Lebak untuk perluasan atau memperbesar pasar baru ini.
"Dengan harapan agar dapat menampung semua PKL dari Pasar Rangkasbitung,” tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pilpres 2029 Berpotensi Hanya Dua Pasangan, Bagaimana Nasib Dedi Mulyadi? Ini Skenarionya
- 2Besok Jadi Sorotan! BEM UI Siapkan Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Tugu Tani hingga Tugu Proklamasi Disorot
- 3Lionel Messi Bikin Rekor Gila di MLS! Cetak 2 Gol, Pelatih Inter Miami Sampai Menyebutnya Alien
- 4Bukan MU atau Arsenal, 2 Klub Ini Kuasai Rekor Kemenangan Beruntun Premier League!
- 5Kabar Terbaru MBG! Siswa Boleh Tambah Makan, Sistem Prasmanan Diuji di 10 Provinsi
- 6Analisis Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Dokumen Ijazah Jokowi Jadi Sorotan, Apa Fakta Hukumnya?
- 7Wendi Cagur Bikin Geger! Akun Medsos Diduga Dibatasi Usai Suarakan Karhutla, 5 Figur Publik Ikut Disorot
- 8Vietnam Mulai Ketar-ketir! Timnas Indonesia Segera Punya Senjata Baru, Taisei Marukawa Tinggal 2 Tahap
- 9Jokowi Belum Muncul di Sidang Roy Suryo, Isu Ijazah Asli Kembali Bikin Heboh
- 10PSG Hancurkan Rekor Sempurna Barcelona, Respons Hansi Flick Justru Bikin Publik Heran!








